Berasal dari Desa Sitampurung, Pagarsinondi, Tapanuli Utara, kopi ini merupakan representasi dari karakter klasik Tapanuli yang dipadukan dengan penanganan pascapanen yang presisi. Ditanam pada ketinggian sekitar 1.300 meter di atas permukaan laut, kopi ini berasal dari varietas Sidra dan dibudidayakan serta diproses langsung oleh Bang Alex Hutabarat dari Sibadak Coffee.
Menggunakan metode Classic Natural Dark Room Drying, buah kopi dipanen pada tingkat kematangan optimal, kemudian dikeringkan secara perlahan di ruang terbuka selama 7 hari dan kemudian dipindahkan ke dalam ruangan pengering tertutup (dark room) selama 21 – 30 hari. Proses pengeringan yang lebih lambat dan terkontrol ini membantu mempertahankan kualitas biji, menghasilkan tingkat kemanisan yang lebih baik, serta menciptakan profil rasa yang bersih dan seimbang tanpa menghilangkan karakter alami varietas Sidra.
Di dalam cangkir, kopi ini menghadirkan aroma yang harum dengan nuansa floral yang lembut, diikuti karakter buah red apple, orange, dan berries yang memberikan kesan segar serta kompleks. Seluruh profil tersebut ditopang oleh manis khas sugar browning, menghadirkan aftertaste yang panjang, bersih, dan nyaman dinikmati.











Ulasan
Belum ada ulasan.